Sabtu, 28 Desember 2013

Puisi; Bersembunyi dalam Doa

*
Satu detik yang berlalu
Mimpi kita bertamu
Dan apa yang kualami
Juga sedang engkau alami

Hujan, kita saling mengabarkan
Entah karena alasan apa
Kita tak pernah henti melewatkan
Dan rintiknya memenuhi ruang-ruang jiwa

Terkadang, tanpa sengaja
Mata kita berlayar pada gerimis di luar jendela

Sabtu, 21 Desember 2013

Puisi; Dan Wajah Itu Kausebut Jendela

1387620910816698238
Ilustrasi: petikanbulan.wordpress.com
*
Dan wajah itu kausebut jendela
Yang setiap orang mampu melihatnya
Apakah jendela itu memberimu senyum
Ataukah padanya engkau sering melaur anum

Hatimu terlihat pada jendela itu
Seluk selumu
Juga kinasih
Melaluinya siapa pun bisa memilih

Memilih, katamu?
Ya, bahkan bisa memilih teman hidupmu

Senin, 16 Desember 2013

Puisi; Lantas Engkau Berdoa; Allah Dekap Aku

1387261728460948273
Jepretan @Yogzan

Ada kesunyian di antara langkah kakimu
Seperti tetes embun yang ragu untuk jatuh
Ke tanah yang lembap harusnya ia menuju
Namun, ia enggan meninggalkan tangan-tangan bunga itu

Lihatlah, tangan-tangan bunga menengadah
Mengambang di udara
Seperti engkau
Yang lantas berdoa; Allah dekap aku

Tubuhmu melengkung pilu

Sulitnya "Mengasuh" 80 Mahasiswa

138718866051409920
*
Saya pernah cerita tentang Komting Mahasiswa Juga Manusia. Hari ini adalah senin yang sama, mata kuliah yang sama (Hubungan Pemerintah Pusat dan Daerah) dengan waktu yang berbeda. Hari ini saya menjalankan amanah itu kembali –alhamdulillah ini amanah di hari terakhir sebagai komting-.
Sejak dua minggu yang lalu saya sudah berpikir-pikir dan percaya bahwa Pak Dosen yang bersangkutan di hari UAS pasti sibuk. Ya, benar sekali perkiraan saya. Di jam UAS, Pak Dosen ternyata rapat bersama Pak/Bu Dosen Ilmu Pemerintahan di Labor Ilmu Pemerintahan FISIP Universitas Riau.
Sebelumnya, Pukul 08.00 pra-UAS Etika Pemerintahan. Alhamdulillah selesai pukul 09.10. Seorang teman mengatakan, “Bisa tolong hubungi bapak? Kita minta kertas ujian sekarang. Menulis ulang makalah yang sudah diketik memerlukan waktu yang lama,” setelah itu saya pun bergegas ke Dekanat, tepatnya Biro IP. Saya menanyakan adakah Pak Dosen, saya pun diberi tahu Pak Dosen sedang berada di ruang Kajur IP (Ketua Jurusan).

Minggu, 15 Desember 2013

Puisi; Ai, Hendak ke Mana Langkah Kita?

; Puisi untuk Shariyani
Ai, engkau mengulur tangan ke udara
Seperti ingin meraba semesta
Tidak, engkau berdoa, menangis
Hatimu teriris?

Adakah rindu yang menyesak pada hatimu?
Yang aku tak pernah tahu
Mungkin aku tak mampu berbagi luka
Karena luka di tubuhku pun tak dapat kuseka

Aku ingat, Ai
Ajakanmu yang membingkai

Sabtu, 14 Desember 2013

Puisi; Peta-Peta Air Mata




Demikian
Haruskah kusebut ini penyesalan?
Tentang masa-masa yang terlanjur hitam
Tentang seruan yang mestinya tertancap dalam-dalam

Di sejuk seruan-Nya
Kucoba telusur ilham
Terbata aku membaca
Peta hidup, jazam…

Kasa-kasa putih
Adakah pada seluk selumu hatiku

Senin, 09 Desember 2013

Puisi; Adinda, Belahan Jiwa Takkan Tertukar

: Puisi untuk Mayang Sri


Kincir-kincir menanti ditiup angin untuk berputar
Burung-burung menanti lalang kering untuk dirumahkan
Penantian Adinda, belahan jiwa itu takkan tertukar
Ia berharap pada waktunya nanti dipertemukan

Ah, awan saja menanti dirinya menghitam untuk dapat menurunkan hujan
Bagaimana dengan kita?
Apakah kita sudah menempah diri menjadi shalihah?
Agar kita kelak menjadi pendamping dambaan