Minggu, 16 September 2012

Apa yang Membuat Anda Susah Menulis?


Apa yang membuat Anda susah menulis?
Oleh DP Anggi FAM790M, Hamda Alfansuri FAM795S, Hamdi Alfansuri FAM796S (Anggota FAM INDONESIA Wilayah Pekanbaru)

Menulis adalah hal yang menyenangkan. Pada hakikatnya menulis adalah menuangkan hasil pikiran berupa tulisan dalam bentuk kata-kata. Baik pada selembar kertas, daun, pasir, dan sebagainya. Bagi penulis pemula, mungkin ia sering dilanda berbagai konflik dalam dirinya. Ya, salah satunya mengenai permasalahan menulis. Apa yang membuat Anda susah menulis?
Jika pertanyaan itu dilayangkan kepada Anda, apa yang Anda pikirkan? Ini bukan untuk status facebook, ini serius. Saat pertanyaan itu dilayangkan kepada saya, yang pertama kali saya pikirkan adalah “Sulit untuk memulai”. Mengapa saya katakan demikian? Karena itu fakta, saat seseorang sulit untuk memulai, maka semuanya tidak akan berjalan sesuai harapan. Penyebab sulit memulai ini menurut saya adalah ketidakpercayaan diri atas kemampuan dan bakat menulis yang dimiliki serta minimnya ilmu pengetahuan.
Yang harus dilakukan adalah perbanyaklah membaca buku dan bahan bacaan lainnya. Buku apa saja bisa asalkan buku itu mengandung nilai dan makna yang positif, seperti buku pelajaran, buku motivasi, novel, cerpen, puisi dan bahan bacaan lainnya, bahkan koran pun bisa yang penting bahan bacaan yang bermanfaat. Terlebih lagi sekarang sudah ada internet, tinggal ketikkan saja dan klik, mudah bukan? Saya tidak bermaksud menggurui, manatahu ada yang gaptek, hehehe.
Selanjutnya, fokuskan pikiran Anda ke arah mana arah kepenulisan Anda tersebut, bisa saja Anda menguasai fiksi atau non fiksi. Fiksi seperti cerpen, puisi dan lain-lain, sedangkan non fiksi seperti artikel,essai dan lain sebagainya. Anda bisa memulai menulis hanya dengan sebuah curhatan saja saat Anda mengalami kejadian-kejadian yang tidak disangka-sangka, kejadian menyenangkan atau tidak, apatah lagi jika Anda sedang kasmaran alias berbunga-bunga karena jatuh cinta. Siapa lagi yang akan memulai selain Anda?
Jawaban kedua menurut saya adalah sifat moody yang Anda miliki.

Senin, 27 Agustus 2012

Puisi Oleh DP Anggi

Puisi Oleh DP Anggi FAM790M Pekanbaru, tema : Doa dan Harapan untuk Indonesia; Event AURORA PUBLISHER


Kembali ke Akar Tanaman

Kepada pemimpinku! Wajahmu tengadah enggan melihat ke bawah
Kekuatanmu hanya mengalir ke atas saja hingga kami pucuk muda hanya tertunduk lesu menanti masa
Ucap bijakmu berjalan masuk within put, di proses melalui political system, keluar melalui output, kau masih saja berdalih susah memikirkan kami
Retas semua ‘pikiran kirimu’ dan dekatkan diri pada Ilahi sehingga semuanya akan dekat denganmu
Jangan teruskan warisan budaya orde lama yang mendasikan tikus-tikus got! Jangan hanya tengadah, tapi sesekali menunduklah
Ada ranting-ranting kecil yang patah,  pucuk-pucuk yang layu, dan daun-daun menguning yang tidak kebagian sumber kehidupan
Sudah puaskah menggunakan filosofis ‘panjat pohon pinang’?
Kami beramai-ramai menaikkanmu sebagai pemimpin ke puncak! Kami ikhlas kau injak-injak, namun setelah di atas kejayaan kau terbahak
Mengapa tak gunakan filosofis ‘akar tanaman’?
Menyerap segala hal yang baik, tidak mengambil apapun yang buruk dan menyebarkannya ke segala lapisan terluar
Dari akar, batang, ranting, daun, pucuk, hingga setitik lapisan pun takkan terlupakan
Pemimpinku! Harapanku banyak untuk bumi pertiwi yang menyimpan tangis ringkik
Satukan harapan kita! Tahukah? Saat harapan-harapan kita bersatu di dalam sebuah do’a
Do’a dan harapan itu akan melambung tinggi ke langit Allah! Takkan mustahil jika Yang Maha Kuasa mengabulkannya
Sekali lagi pemimpinku! Jadilah seperti akar tanaman yang mengalirkan sumber kehidupan ke seluruh lapisan!
Harapan kita satu, sejahtera!

Senin, 06 Agustus 2012

Segera dapatkan buku ini! "Ustad Seumur Jagung"

Assalamualaikum wr wb.
Bismillahirraahmanirrahiim...
Pesan Segera Novel "Ustad Seumur Jagung"

Sinopsis :

Aji adalah seorang pemuda yang bercita-cita ingin melanjutkan studinya ke timur tengah. Mesir dan seisinya telah melekat dibenaknya semenjak dia duduk di bangku MTs dan mengenal bahasa arab kala itu, tapi cita-cita kecil itu seolah terkikis masa ketika keluarganya memasukkan dia ke SMK setelah lulus dari MTs, namun siapa sangka dipenghujung putih abunya itu Alloh berencana lain dengan pertemuannya dengan salah satu pembina kerohanian islam di sekolahnya itu yang memberinya info tentang sebuah lembaga bahasa arab dan islam.
Karenanya dia dipertemukan dengan sebuah lembaga bahasa arab setarta D2 program persiapan bahasa. Sebuah episode terindah pun terbingkai dipenghujung semester kuliahnya di lembaga itu. 6 bulan terakhirnya , Aji dipertemukan dengan ke-60 santri boarding disalah satu SMP di kota Bandung. Pertemuan yang bagitu berlaut hikmah hidup bagi Aji.
Dunia santri pun menghiasi kehidupan Aji katika berstatus sebagai pembimbing ke-60 anak santri tersebut. Pesan hikmah, canda, tawa, celoteh manja,’ibroh, sedih, dan keceriaan pun selalu tersirat dari wajah-wajah kecil santrinya.
Lalu mengapa Aji menjuluki dirinya dengan “Ustadz Seumur jaGung”?. Kisah hikmah apa saja yang Aji petik dari wajah-wajah kecil penuh harap dan pesantren mungil itu?. Penasaran?. Maka temukan jawabannya di untaian kisah “Ustadz Seumur jaGung” ini. 
 
Untuk Lebih Lengkap silahkan klik>> www.famindonesia.blogspot.com
Untuk Pemesanan Silahkan Contact nomor dibawah ini:
Aliya Nurlela :
0812-5982-1511
Ayo segera pesan!