Sampai
hari ini, ada pertanyaan yang hiruk-pikuk di kepalaku. Tak ada yang
bisa memberi jawaban terhadap pertanyaan itu selain kamu. Namun, sejak
hari itu, sejak hari aku merasa kita sudah begitu dekat, ternyata saat
itu dan hari berikutnya kita benar-benar menjadi orang asing yang tak
pernah saling kenal sebelumnya.
Hari itu, di hari ulang tahunmu,
aku memberi sebuah kejutan. Sebuah ucapan sederhana yang kaubalas
dengan sebuah senyuman dan pelukan terimakasih. Tentu aku bahagia sebab
merasa inilah masa yang kutunggu sejak awal mengenalmu. Namun, kamu,
adalah perempuan yang tak bisa ditebak, sebentar terlalu kaku dan
dingin, tak lama kamu begitu hangat. Segala tingkahmu adalah misteri
yang rahasia hingga pada hari-hari setelah aku memberimu kejutan, dirimu
membuatku mengaminkan semua kesimpulanku itu.




