Kamis, 14 April 2016

Puisi- Puisi DP Anggi @Riau Pos 13 Maret 2016


@Riau Pos

Rama-rama

kisah yang tak kuceritakan padamu
adalah perihal luka yang semakin basah dan biru
dan kisah yang kusebutkan padamu
adalah kenangan yang masih genap di kepalaku

barangkali, kita adalah rindu yang tak diselesaikan
dan kita seperti rama-rama yang meneruskan hidup lantaran
bingung bagaimana bisa kita
lenyap dengan tiba-tiba lantas kita tak berdaya

lalu kesepianku meranggas serupa
daun jati yang menggugurkan diri
dan kesedihanku menguap menjadi air mata
; meninggalkan perih

meski waktu meninggalkan kita begitu cepat
dan lambaian tanganmu terasa begitu menyayat
"kita adalah apa yang berangkat dan tertinggal di kepala penyair
dan kita adalah rama-rama yang dirangkai indah menjadi syair-syair"

Greenhill, 09 Oktober 2015

Larut

apakah malam belum larut?
matamu nyalang dan keningmu mengkerut
apakah sebab kau masih percaya bahwa nyanyian jangkrik lebih
mirip malam ketimbang jam dinding yang menuju pagi?